Showing posts with label PELAJARAN. Show all posts
Showing posts with label PELAJARAN. Show all posts

Tuesday, July 7, 2020

Ada Apa di Dunia Sophie?



Dunia Sophie merupakan sebuah novel filsafat yang ditulis oleh Jostein Gaarder. Novel ini pertama kali diterbitkan pada 1991 dalam bahasa Norwegia dengan judul Sofie’s Verden. Hingga kini, novel ini telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 30 bahasa di seluruh dunia dan tentu saja membuatnya menjadi novel bestseller. Hal tersebut didapat tentu saja karena novel ini sangat unik, yakni menyampaikan cerita sejarah filsafat dengan bahasa sederhana dan mudah dimengerti.

Aku pertama kali baca novel ini saat masih sekolah, mungkin saat kelas 11. Ketika itu, aku memutuskan dan tertarik dengan novel ini karena rekomendasi dari salah satu tutor Zenius, yaitu bang Sabda (Rekomendasi Buku). First impression membaca novel ini adalah aku pikir novel ini sungguh absurd, tidak dapat mengerti, tapi sebenarnya sangat menarik! Mengapa begitu? Karena novel ini menceritakan tentang sejarah filsafat!
Dunia Sophie bercerita tentang seorang gadis berusia 15 tahun bernama Sophie yang dikejutkan oleh surat-surat misterius yang terus diterimanya. Isi surat tersebut hanya sebuah pertanyaan-pertanyaan mendasar yang belum pernah dipikirkannya, seperti “siapa kamu”, “dari mana datangnya dunia”, dan sebagainya. Pertanyaan tersebut lantas membuatnya heran dan tersentak sehingga ia mulai mencoba mencari jawabannya. Siapa sangka ternyata pengirimnya merupakan seorang filsuf yang kemudian memberikan kelas filsafat dengan mengajarkan sejarahnya dari mulai zaman Yunani, abad pertengahan, renaissance, abad pencerahan, hingga zaman modern (abad ke dua puluh).
Membaca Dunia Sophie memberikan pengalaman baru bagiku saat itu. Aku merasa mendapatkan apa yang Sophie dapatkan, yakni mempelajari filsafat. Mungkin saat itu aku belum begitu paham tentang filsafat, namun dengan membaca novel ini membuatku berpikir bahwa filsafat sangat menarik untuk dipelajari. Filsafat dapat diartikan secara sederhana sebagai suatu gerak pikiran yang wajar, sealamiah kita bernapas, dan sesederhana rasa ingin tahu yang besar yang telah kita miliki sejak masa kecil. Membaca novel ini sama halnya dengan membaca buku sejarah, namun tidak disajikan secara monoton dan membosankan. Sebaliknya, novel ini justru memberikan kita keinginan untuk terus menerus membaca hingga tuntas karena disajikan dengan menarik, sangat menghibur, dan memberikan pesan filosofis yang menantang daya pikir.
Dunia Sophie menjadi pilihan yang baik bagi kalian yang ingin belajar filsafat dengan cara yang berbeda. Kita akan bertemu dengan tokoh-tokoh filsuf dari zaman Yunani, abad pertengahan, hingga zaman modern. Meskipun tentu saja disajikan dengan gaya Eropa sentris sehingga tidak menyinggung banyak tentang filsafat Timur (India, Tiongkok, Islam). Efeknya adalah kita dapat merefleksikan apa yang telah kita baca dalam novel ini dan memiliki dorongan untuk menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang makna dan tujuan hidup.
Menariknya, novel ini juga cukup membantuku saat kuliah di kelas matkul filsafat karena aku cukup memiliki gambaran umum tentang sejarah filsafat dari novel ini, meskipun masih harus membaca lebih banyak buku pengantar filsafat lagi. Setiap tokoh filsuf dengan gagasan, pemikiran, dan ilmunya bisa jadi cocok atau tidak cocok dengan kehidupan kita. Kita sendirilah, sebagai pembaca, yang bisa memilah dan memilih segala hal yang bisa kita terima; memfilternya mana yang dirasa bisa diterima dan mana yang tidak. Tidak semua yang baik itu sesuai dengan kehidupan kita. Banyak hal baik yang mungkin kurang kompatibel dengan situasi hidup kita saat ini. Masing-masing gagasan atau pemikiran setiap filsuf memiliki jatah benarnya sendiri sesuai dengan konteksnya.
Secara keseluruhan, novel ini sangat direkomendasikan untuk kalian yang ingin mengetahui sejarah filsafat yang dikemas dengan bahasa yang sederhana dan penceritaan yang unik.
“Orang yang tidak dapat mengambil pelajaran dari masa tiga ribu tahun, hidup tanpa memanfaatkan akalnya.” Goethe


Baca Selengkapnya

Tuesday, January 8, 2019

Manfaat Membaca Buku bagi Pelajar: Sebuah Opini

Menurut studi “Most Literred Nation in the world” yang dilakukan oleh Central Connecticut State University pada tahun 2016 lalu, Indonesia menempati posisi 60 dari 61 negara dalam hal minat baca. Sangat memprihatinkan ketika melihat hasil studi tersebut, ditambah lagi menurut data Perpustakaan Nasional tahun 2017, orang Indonesia rata-rata hanya membaca tiga sampai empat kali per minggu, sementara jumlah buku yang dibaca hanya lima sampai sembilan buku per tahun.
Banyak hal yang membuat minat baca masyarakat Indonesia sangat rendah. Minimnya akses mendapatkan buku di daerah terpencil membuat masyarakat daerah terpencil memiliki minat baca yang rendah. Sementara itu, masyarakat kota yang memiliki akses mudah mendapatkan buku lebih tertarik dengan bermain internet dari pada membaca buku. Melihat pertumbuhan teknologi yang pesat serta akses internet yang mudah dijangkau menyebabkan masyarakat lebih tertarik berselancar di internet menggunakan gawainya dibandingkan melakukan aktivitas membaca buku. Padahal, membiasakan membaca buku sejak dini merupakan aktivitas yang seharusnya ditanamkan agar menjadi sebuah kebiasaan karena terdapat banyak manfaat dari membaca buku. Beberapa manfaat membaca buku bagi pelajar adalah sebagai berikut:
1.      Membaca buku dapat memperbanyak kosa kata yang tentunya akan memberikan banyak keuntungan. Ketika kamu memiliki banyak kosa kata dari buku yang dibaca, maka akan memudahkanmu saat berbicara, kemudian kamu bisa berbicara dengan baik dengan memilih kosa kata yang beragam sehingga membuatmu lebih percaya diri ketika sedang berbicara dengan partner bicara. Selain itu, ketika kamu memiliki kosa kata yang banyak, kamu akan lebih mudah mempelajari bahasa baru karena kemampuan bahasa didukung oleh kosa kata yang banyak dan beragam. Sebagai tambahan, memiliki banyak kosa kata juga dapat membuatmu bisa meningkatkan kemampuan berkomunikasi melalui pertukaran informasi yang kamu miliki.
2.      Membaca buku juga dapat menambah wawasan tentang berbagai topik yang sebelumnya tidak dimengerti atau belum diketahui sama sekali. Ketika kamu membaca buku tentang berbagai topik, hal itu akan membuat pengetahuanmu bertambah dan membuat pikiranmu menjadi lebih terbuka serta melihat sesuatu tidak hanya pada satu sisi saja. Saat kamu membaca buku dengan pemahaman yang mendalam, maka kamu dapat dengan mudah mengerti topik dengan lebih detail. Hal tersebut berguna saat kamu sedang menghadapi suatu masalah, kamu akan lebih mudah mengatasi masalah tersebut karena memiliki wawasan yang luas tentang berbagai topik dari buku yang pernah dibaca sehingga membuatmu memiliki banyak pilihan dalam mengatasi masalah tersebut.
3.      Membaca buku berguna untuk membuat kamu terus berpikir kritis dan terbuka pada berbagai pandangan baru. Membaca buku membuatmu berpikir kritis terhadap suatu topik karena ketika membaca membuat pikiran terbuka dan mempertanyakan kembali pandangan terhadap suatu hal. Proses tersebut sangat baik bagi otak karena membuat otakmu berpikir kreatif dan kritis. Dalam proses berpikir kreatif saat membaca tersebut akan membuatmu mampu memproyeksikan kesimpulan dari informasi yang tersedia. Akibatnya adalah pikiran kamu akan lebih terbuka pada suatu hal dan akan menumbuhkan kepekaan sosial pada dirimu.
Berdasarkan penjelasan di atas dapat diketahui banyak manfaat dari membaca buku tetapi tidak semuanya bisa dipaparkan di sini. Dapat disimpulkan bahwa membaca buku merupakan kebiasaan baik yang dapat memberikan banyak manfaat. Oleh karena itu, sudah saatnya kita menerapkan kebiasaan membaca buku sebagai kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari sehingga angka minat baca masyarakat Indonesia akan meningkat. Ketika angka minat baca di Indonesia meningkat, maka akan memberikan keuntungan pada bidang-bidang lainnya juga. Mulailah membaca buku dengan topik yang ringan atau setidaknya menarik bagimu, tidak usah langsung membaca buku, coba buka buka satu lembar sampai tidak terasa sudah berlembar-lembar. Mari tanamkan gemar membaca sejak dini sebagai kebiasaan baik untuk Indonesia yang lebih baik. 
Baca Selengkapnya

Tuesday, June 12, 2018

Table Manner di Cina


Apa itu table manner?


Secara singkatnya, table manner adalah aturan yang harus dilakukan ketika makan bersama di meja makan. Cara table manner pertama kali diperkenalkan oleh bangsa Eropa yang merupakan aturan standar, terutama ketika makan bersama di acara atau jamuan resmi atau pertemuan keluarga. Meskipun demikian, setiap budaya di dunia memiliki aturan yang berbeda terkait table manner, seperti di Eropa, Cina, Jepang, Korea, Amerika, dan Arab memiliki etiket makan yang berbeda.
Table manner menjadi suatu hal yang penting yang harus kita perhatikan ketika kita diundang dalam sebuah jamuan makan di suatu tempat karena jika kita mampu menunjukkan sopan santun di meja makan, maka secara tidak langsung menunjukkan kualitas asosiasi, intelek dan etika seseorang.

Table Manner di Cina
Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang table manner di Cina. Pada budaya table manner di Cina berbeda dengan table manner budaya lainnya. Cina memiliki etiket makan yang unik dan menarik untuk dibahas. Secara garis besar aturan table manner di Cina dapat dibagi menjadi beberapa kelompok, yaitu akan dibahas dibawah ini...


1.  Meja
Meja pada budaya makan di Cina, biasanya menggunakan meja berbentuk bundar dengan di tengahnya terdapat meja putar bundar (lebih dikenal dengan nama Lazy Susan). Meja berbentuk bundar lebih sering dipakai daripada meja berbentuk persegi panjang atau persegi. Meja berbentuk persegi/persegi panjang biasanya digunakan untuk kelompok dengan angka kecil, sementara meja bundar dipakai untuk kelompok dengan jumlah besar.
Pada meja bundar terdapat meja putar di tengahnya, yang lebih dikenal dengan nama Lazy Susan untuk memudahkan ketika mendistribusikan hidangan di antara pengunjung. Lazy Susan biasanya terbuat dari berbagai bahan, seperti kaca, kayu atau plastik. Di atas meja tersebut juga ditata piring besar dengan mangkuk nasi kecil, satu set sumpit, sendok, dan cangkir teh kecil.

2.  Tempat duduk

Terdapat aturan tempat duduk dalam table manner di Cina pada jamuan formal yang berdasarkan senioritas dan hierarki organisasi. Terdapat kursi kehormatan untuk orang dengan status tertinggi atau orang yang paling tua, kursi tersebut terletak di tengah menghadap pintu masuk. Kursi di dekat kursi kehormatan untuk orang dengan status tinggi. Sementara orang dengan status lebih rendah duduk lebih jauh.

3.  Pengaturan tempat

Pengaturan tempat yang dimaksud adalah perlengkapan makan di atas meja makan. Di meja makan setidaknya terdapat satu set sumpit, sebuah sendok, cangkir kecil, piring besar dan mangkuk nasi. Sebagai tambahan biasanya terdapat pemegang sumpit, gelas besar untuk wine dan gelas kecil untuk baiju.

4.  Makan




Makan dimulai ketika orang yang paling tua mengatakan “mari makan”, lalu ketika yang paling tua sudah mulai makan selanjutnya semua bisa mulai makan. Semua hidangan harus dimakan menggunakan sumpit dan ketika makan menggunakan mangkuk, maka mangkuk harus diangkat. Kita juga harus mengambil makanan yang tersedia di depan kita.
5.  Etiket minum


Pada jamuan formal, biasanya selalu disediakan teh atau bir. Ketika kita akan minum, maka gunakanlah tangan kanan dan pegang gelas sedikit lebih rendah serta jangan lupa untuk bersulang dengan orang lain.
Beberapa hal yang harus diperhatikan saat menggunakan sumpit
1.     Jangan menggunakan sumpit Anda untuk mencari isi sup
2.    Jangan menggunakan sumpit Anda untuk beberapa hidangan
3.    Jangan mengambil makanan dengan menusuknya dengan sumpit Anda
4.    Jangan menjilat ujung sumpit Anda
5.    Jangan menyentakkan piring atau mangkuk dengan sumpit Anda
6.    Jangan meletakkan sumpit Anda berdiri diatas nasi
7.    Dll bisa dilihat pada gambar


Kesimpulan

Setiap negara memiliki tata cara makan yang berbeda, salah satunya Cina yang memiliki etiket makan yang unik dan menarik untuk dipelajari. Table manner menjadi penting agar ketika kita berkunjung ke suatu tempat yang baru, kita bisa menyesuaikan diri dengan etiket makan di tempat tersebut.

Referensi:
Images from google image
      
      https://www.chinahighlights.com/travelguide/chinese-food/dining-etiquette.htm
      https://www.chinatravel.com/facts/chinese-table-manners.htm
      http://www.cits.net/china-travel-guide/traditional-chinese-table-manners.html
      https://www.travelchinaguide.com/essential/chinese-etiquette/table-manners/
      https://www.tripsavvy.com/chinese-table-manners-1458297

Baca Selengkapnya

Sunday, October 1, 2017

Belajar Bahasa Inggris untuk Pemula

ASKING FOR HOBBIES
Banyak cara untuk menanyakan atau mengetahui hobi ke orang lain, contohnya yaitu sebagai berikut:
                                   è What is your hobby? (apa hobi kamu?)
           Jawabnya:
1.     I like to dance
2.    I like dancing  
(jawaban no.1 dan no.2 artinya sama saja, perbedaannya adalah apabilah kata kerja tidak memakai ing maka menggunakan to seperti contoh no.1, namun jika kata kerja menggunakan ing maka tidak memakai to seperti contoh no.2)
3.    I’m into...

è Have you got any hobbies? (apakah kamu punya hobi?)
Jawabnya:
1.     Yes, it is singing
2.    Yes, they are singing dan swimming
3.    No, I don’t have any hobbies.

               è What do you like doing in your free time? 
               Jawabnya: in my free time I like to sing

          Contoh percakapan
Afifah         :”Hey, you’re May right? I heard you’re good at dancing.”
May             :”Nah, not really. It’s just my hobby.”
Afifah         :”Really? I also like to dance in my free time. Have you joined our dance club?”
May             :”Actually, I have.”
Afifah         :”See you at the practice.”
May             :”Okay.”
Terjemahan
Afifah         :”Hei, lo May kan? Gue denger lo jago nari.”
May             :”Ah ga kok. Cuma hobi nari aja.”
Afifah         :”Oh ya? Gue juga suka nari kalau waktu senggang. Eh lo udah ikut klub tari belum?”
May             :”Udah sih.”
Afifah         :”Sampe ketemu nanti di latihan ya.”
May             :”oke.”

Vocabulary:
Dancing: menari
Singing: menyanyi
Swimming: berenang
Soccer (US): Sepak bola
Football (UK): Sepak bola

Sumber: English for Beginners, Zenius English.





Baca Selengkapnya

Belajar Bahasa Inggris untuk Pemula

INTRODUCING YOURSELF AND OTHERS

Ada beberapa ekspresi yang bisa dipakai sebagai pembuka percakapan saat akan memperkenalkan diri (introducing yourself), contohnya:


  - Hello/hi, my name is...
  - My name is... (nama saya...)
Atau langsung:
  - I am...

Bisa juga dengan pembukaan, seperti:
  -Let me introduce myself, I am... (saya ingin memperkenalkan diri, nama saya...)
  -I’d like to indroduce myself, I’m... (saya ingin memperkenalkan diri, nama saya...)
  -Nice to meet you, I’m... (senang bertemu denganmu, saya...)

Untuk memperkenalkan orang lain (introducing other people) digunakan ekspresi-ekspresi sebagai berikut:
  - Darla, this is Jessica. Jessica this is Darla. (Darla ini Jessica. Jessica ini Darla)
  - I’d like to introduce you to Lea. (Gue mau ngenalin lo ke Lea)
  -Jim, please meet Luke. (Jim ini Luke)
  -Jim, have you met Luke? (Jim udah pernah ketemu Luke belum?

Contoh percakapan:
Afifah         : “Hi, My name is Afifah, your new neighbor.”
Bela             : “Hi Afifah, nice to meet you, I’m Bela.”
Afifah         : “How do you do?”
Bela             : “How do you do?”
Terjemahan
Afifah         : “Hai, nama saya Afifah, tetangga barumu.”
Bela             : “Hai Afifah, senang bertemu denganmu, saya Bela.”
Afifah         : “Salam kenal”
Bela             : “Salam kenal”

Note:
-      How do you do? Bukan sebuah pertanyaan yang butuh jawaban, tapi lebih sebagai semacam ucapan halo atau salam kenal.
-      Jangan lupa kalo memperkenalkan diri sendiri atau orang lain di situasi yang formal, sebaiknya memakai nama panjang.

Sumber: English for Beginners, Zenius English


Baca Selengkapnya

Saturday, September 30, 2017

Belajar Bahasa Inggris untuk Pemula

GREETINGS
Greetings adalah menyapa atau mengucap salam ke orang lain dengan suatu ucapan/tindakan.

è Kalo keadaannya formal, biasanya kita mengucap salam sambil berjabat tangan dan mengucapkan “Pleased to meet you” atau “How do you do?”
è Kalo keadaannya informal, biasanya menyapa sambil tos atau “high five” dengan mengucap “Give me five!”
Contoh ekspresi yang biasa dipakai untuk menyapa orang lain adalah :
è Hello, Hi
è How are you doing? (lagi ngapain lo sekarang)
è How do you do? (ini artinya semacam salam kenal, kalo ada orang yang ngucapin gini jawabnya how do you do lagi)
è Good morning (diucapin dari pagi waktu breakfast sampai lunch time)
è Good afternoon (diucapin saat siang; setelah lunch time sampai sebelum evening)
è Good evening (diucapin saat malam; 6 pm sampai bed time)
è How are you? (apa kabar)
è How is everything? (sama artinya apa kabar juga)

Untuk yang lebih informal, kita bisa bilang :
è Hi
è What’s up? (apa kabar?)
è Good to see you (seneng ketemu lo)
è Text Box: Sama artinya gimana keadaan lo?How’s it going?
è How’s life been treating you?

Untuk merespon sapaan dari orang lain, kita bisa memakai :
è Hello, hi
è I’m fine, thanks/not bad (kalo ditanya kabar, artinya gue baik-baik aja)
è How about you?/and you? (kalo lo gimana?
è How do you do? ((ini artinya semacam salam kenal, kalo ada orang yang ngucapin gini jawabnya how do you do lagi)

Ada juga sapaan yang dipakai untuk orang yang sudah lama sekali ga ketemu,
Contoh (formal) :
è It has been a long time (udah lama banget nih ga ketemu)
è It’s been too long (udah terlalu lama)
è What have you been up to all these years? (ngapain aja bertahun-tahun ini)
è I’m so happy to see you again (seneng banget bisa ketemu lo lagi)
è It’s always a pleasure to see you (selalu seneng ketemu lo)
è How long has it been (udah berapa lama nih)
Untuk yang informal, kita bisa mengucapkan:
è Long time no see (udah lama banget ga ketemu)
è Where have you been hiding (selama ini lo sembunyi dimana, sebenernya atinya sama aja udah lama ga ketemu)
è How come I never see you? (gimana bisa gue ga ketemu lo?)
è It’s been such a long time (udah lama banget)
è It’s been ages since we last met (udah bertahun-tahun sejak kita ketemu)
Contoh percakapan:
Afifah : “Hi Hae! It’s been such a long time... how are you?”
Donghae : “Hi fah! What a surprise! I’m fine, thanks.”
Afifah : “Good to see you Hae!”
Donghae : “Good to see you too, fah!”
terjemahan
Afifah : “Hai Hae! Udah lama banget ga ketemu... apa kabar?”
Donghae: “Hai Fah! Ga nyangka ya ketemu lo! Gue baik-baik aja.”
Afifah : “Seneng deh ketemu lo lagi Hae”
Donghae: “iya, gue juga.”
VOCABULARY
High five : tos
Handshake : berjabat tangan


Sumber : English for Beginners Zenius English
Baca Selengkapnya